Nuriyah, Shinta (2026) IMPLEMENTASI PENYELENGGARAAN PERSETUJUAN BANGUNAN GEDUNG (PBG) RUMAH TINGGAL UNTUK MENDUKUNG BOROBUDUR SEBAGAI DESTINASI PARIWISATA SUPER PRIORITAS. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Magelang.
Preview |
PDF (Skripsi)
File 1_19.0201.0017_COVER_BAB I_BAB II_BAB III_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (361kB) | Preview |
|
PDF (Skripsi)
File 2_19.0201.0017_COVER_BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (264kB) | Request a copy |
|
|
PDF (Skripsi)
File 3_19.0201.0017_COVER_LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (618kB) | Request a copy |
|
|
PDF (Skripsi)
File 5_19.0201.0017_FULLTEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
Preview |
PDF (Skripsi)
File 4_19.0201.0017_COVER_PERNYATAAN UNGGAH REPOSITORY.pdf - Published Version Download (288kB) | Preview |
Abstract
Penetapan Borobudur sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) menuntut adanya penataan ruang dan bangunan yang tertib, berkelanjutan, serta selaras dengan nilai budaya dan karakter kawasan. Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sebagai instrumen perizinan bangunan memiliki peran strategis dalam memastikan kesesuaian fungsi, keselamatan, kenyamanan, dan keserasian bangunan dengan rencana tata ruang serta ketentuan teknis bangunan gedung. Banyaknya rumah tinggal di Kawasan Borobudur yang belum memiliki PBG, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian skripsi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis serta faktor-faktor yang menghambat implementasi penyelenggaraan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) rumah tinggal untuk mendukung Borobudur sebagai destinasi pariwisata super prioritas. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan studi lapangan. Data diperoleh melalui studi kepustakaan, wawancara dengan pihak terkait, serta observasi di wilayah sekitar Kawasan Borobudur. Data dianalisis secara kualitatif untuk menggambarkan pelaksanaan PBG rumah tinggal dan kendala yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PBG rumah tinggal telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku, namun masih menghadapi kendala berupa rendahnya pemahaman masyarakat dan keterbatasan sumber daya manusia. Optimalisasi penyelenggaraan PBG diperlukan untuk menciptakan keteraturan pembangunan rumah tinggal, menjaga estetika dan keserasian kawasan, serta mendukung pengembangan Borobudur sebagai destinasi pariwisata super prioritas.
| Item Type: | Karya Ilmiah (S1) |
|---|---|
| Pembimbing: | Dr. Dyah Adriantini Sintha Dewi, S.H.,M.Hum dan Dilli Trisna Noviasari, S.H.,M.H |
| Uncontrolled Keywords: | Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Rumah Tinggal, Borobudur, Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Depositing User: | FH 19.0201.0017 |
| Date Deposited: | 05 Mar 2026 07:26 |
| Last Modified: | 05 Mar 2026 07:26 |
| URI: | https://repositori.unimma.ac.id/id/eprint/6981 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
