Lewati ke konten utama

DETERMINAN NIAT PEREMPUAN DI TEMANGGUNG UNTUK MENGGUNAKAN TANAMAN OBAT: STUDI KASUS DI DESA PAGERGUNUNG

Agustin, Erlina (2026) DETERMINAN NIAT PEREMPUAN DI TEMANGGUNG UNTUK MENGGUNAKAN TANAMAN OBAT: STUDI KASUS DI DESA PAGERGUNUNG. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Magelang.

[thumbnail of Skripsi]
Preview
PDF (Skripsi)
22.0605.0046_COVER_BAB I_BAB II_BAB III_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (994kB) | Preview
[thumbnail of Skripsi] PDF (Skripsi)
22.0605.0046_COVER_BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (640kB) | Request a copy
[thumbnail of Skripsi] PDF (Skripsi)
22.0605.0046_COVER_LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of Skripsi]
Preview
PDF (Skripsi)
22.0605.0046_PERNYATAAN_UNGGAH_REPOSITORY.pdf

Download (140kB) | Preview
[thumbnail of Skripsi] PDF (Skripsi)
22.0605.0046_FULLTEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penggunaan tanaman obat masih banyak dilakukan oleh masyarakat pedesaan sebagai bagian dari praktik swamedikasi, terutama oleh perempuan yang berperan sebagai pengambil keputusan kesehatan keluarga. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi niat perempuan Desa Pagergunung dalam menggunakan tanaman obat berdasarkan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB), yang meliputi sikap, norma subjektif, perceived behavioral control, serta variabel eksternal berupa dissatisfaction with modern medicine. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional terhadap 348 responden perempuan yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh variabel independen secara simultan berpengaruh terhadap niat penggunaan tanaman obat, dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,521 yang berarti mampu menjelaskan 52,1% variasi niat responden. Tanaman obat yang paling banyak digunakan adalah jahe dan kunyit, sementara keluhan yang paling sering diobati meliputi batuk, masuk angin, dan upaya meningkatkan daya tahan tubuh. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan TPB yang dikombinasikan dengan variabel eksternal efektif dalam menjelaskan niat penggunaan tanaman obat pada masyarakat pedesaan dan relevan sebagai dasar penyusunan strategi edukasi pemanfaatan tanaman obat yang rasional dan aman.

Item Type: Karya Ilmiah (S1)
Pembimbing: Dr.apt.Prasojo Pribadi,M.Sc dan Dr.apt.Rafiastiana Capritasari,M.Farm
Uncontrolled Keywords: Tanaman obat; niat perilaku; Theory of Planned Behavior; perempuan
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Depositing User: FIK 22.0605.0046
Date Deposited: 03 Mar 2026 03:57
Last Modified: 03 Mar 2026 03:57
URI: https://repositori.unimma.ac.id/id/eprint/6807

Actions (login required)

View Item View Item