Taufiqurrohman, Taufiqurrohman (2026) HUBUNGAN JENIS AKTIVITAS FISIK DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAWANGAN 2 KABUPATEN MAGELANG. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Magelang.
|
PDF (Skripsi)
file 1 (Revisi1)_20.0603.0002_Cover_BAB I_BAB II_BAB III_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (674kB) |
|
|
PDF (Skripsi)
file 2 (Revisi1)_20.0603.0002_Cover_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
PDF (Skripsi)
file 3_20.0603.0002_Cover_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
PDF (Skripsi)
file 4 (Revisi 1)_20.0603.0002_FULLTEXT.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
Preview |
PDF (Skripsi)
20.0603.0002_pernyataan publikasi.pdf - Published Version Download (758kB) | Preview |
Abstract
Latar Belakang: Diabetes Melitus merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi yang dapat menimbulkan komplikasi pada berbagai sistem tubuh dan meningkatkan risiko kematian. Aktivitas fisik berperan penting dalam pengendalian penyakit ini karena terbukti meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan kadar glukosa darah. Namun, meskipun sebagian besar penderita memahami manfaat aktivitas fisik, banyak yang tidak melakukannya secara teratur sehingga kontrol glikemik kurang optimal. Tujuan: Mengetahui hubungan jenis aktivitas fisik dengan kadar glukosa darah pada pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Sawangan 2, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan metode Cluster Random Sampling. Total sampel terdiri dari 58 responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman. Hasil: Sebagian besar responden yaitu 55 orang melakukan aktivitas fisik kategori sedang. Pemeriksaan kadar gula darah sewaktu menunjukkan 38 responden tergolong prediabetes. Uji Spearman menunjukkan adanya hubungan sedang antara jenis aktivitas fisik dengan kadar gula darah pada pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Sawangan 2, dengan nilai signifikansi 0,000 dan nilai r sebesar 0,484.. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara jenis aktivitas fisik dan kadar gula darah pada pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Sawangan 2, dengan p-value 0,000. Saran: Puskesmas disarankan memperkuat layanan melalui program aktivitas fisik terjadwal sesuai kondisi pasien, serta mendorong peningkatan frekuensi dan durasi aktivitas fisik untuk mengoptimalkan sensitivitas insulin.
| Item Type: | Karya Ilmiah (S1) |
|---|---|
| Pembimbing: | Ns. Priyo, M.Kep dan Dr. Sigit Priyanto, M.Kep., Ns. |
| Uncontrolled Keywords: | Diabetes Melitus, Jenis Aktivitas Fisik, Kadar Gula Darah. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | FIK 20.0603.002 |
| Date Deposited: | 02 Mar 2026 01:45 |
| Last Modified: | 02 Mar 2026 01:45 |
| URI: | https://repositori.unimma.ac.id/id/eprint/6729 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
