Rengganis, Nur Hutami (2026) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP MAHASISWA KORBAN BULLYING DI LINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI (UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAGELANG). S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Magelang.
Preview |
PDF (skripsi)
File 1_23.0201.0058_COVER_BAB I_BAB II_BAB III_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (365kB) | Preview |
Preview |
PDF (skripsi)
File 2_23.0201.0058_COVER_BAB IV.pdf Download (522kB) | Preview |
Preview |
PDF (skripsi)
File 3_23.0201.0058_COVER_LAMPIRAN.pdf Download (686kB) | Preview |
Preview |
PDF (skripsi)
File 4_23.0201.0058_COVER_PERNYATAAN UNGGAH REPOSITORI.pdf Download (386kB) | Preview |
Preview |
PDF (skripsi)
File 5_23.0201.0058_FULLTEXT.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
Perundungan sering dipertukarkan dengan istilah bullying atau violence yang didefinisikan sebagai kekerasan. Istilah tersebut secara umum bullying berasal dari kata bully, yaitu pengertian adanya ancaman yang dilakukan seseorang terhadap orang lain yang menimbulkan gangguan psikis bagi korbannya berupa stress yang muncul dalam bentuk gangguan fisik atau psikis, atau keduanya. Bullying dapat didefinisikan sebagai perilaku verbal dan fisik yang dimaksudkan untuk mengganggu seseorang yang lebih lemah. Mateode yang digunakan dalam penulisan menggunakan metode normatif – empiris, yaitu pendekatan perundang – undangan dan pendekatan kasus. Sumber data yang digunakan ialah data primer dan data sekunder. Data Primer merupakan data yang di dapatkan dari keusioner yang disebarluaskan kepada mahasiswa di lingkup Universitas Muhammadiyah Magelang. Selain itu data primer pada penelitian ini yaitu Peraturan Perundang – undangan tentang bullying di lingkungan Perguruan Tinggi yakni Permendikbud No 55 tahun 2024 Tentang Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi. Sedangkan sumber data sekunder merupakan data yang di dapatkan secara tidak langsung yang dijadikan bahan acuan, data sekunder meliputi buku, jurnal, skripsi dan website internet yang berhubungan dengan penelitian ini. Hasil penelitian, Mahasiswa yang menjadi korban bullying melihat bahwa adanya saksi namun saksi memilih diam hanya beberapa yang ikut menolong korban. Upaya yang dilakukan oleh mahasiswa korban bullying ialah mencoba menghentikan tindakan bullying dengan cara berbicara langsung kepada pelaku, mengabaikan dan meminta bantuan kepada teman. Namun penanganan kasus tersebut belum dilakukan secara optimal karena sebagian mahasiswa tidak mengetahui bahwa adanya lembaga Satgas PPKPT.
| Item Type: | Karya Ilmiah (S1) |
|---|---|
| Pembimbing: | Dr Yulia Kurniaty, S.H., M.H dan Dilli Trisna Noviasari, S.H. |
| Uncontrolled Keywords: | mahasiswa, bullying, PPKPT |
| Subjects: | K Law > KD England and Wales |
| Depositing User: | FH 23.0201.0058 |
| Date Deposited: | 23 Feb 2026 07:58 |
| Last Modified: | 23 Feb 2026 07:59 |
| URI: | https://repositori.unimma.ac.id/id/eprint/6601 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
