Heriyani, Sofina Vivi (2025) PENERAPAN AROMA TERAPI LAVENDER KOMBINASI RELAKSASI BENSON TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PADA PASIEN FRAKTUR POST ORIF. D3-D4 thesis, Universitas Muhammadiyah Magelang.
Preview |
PDF (Karya Tulis Ilmiah)
22.0601.0069_BAB%20I_BAB%20II_BAB%20III_BAB%20V_DAFTAR%20PUSTAKA.pdf - Published Version Download (555kB) | Preview |
|
PDF (Karya Tulis Ilmiah)
22.0601.0069_BAB%20IV.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (304kB) | Request a copy |
|
|
PDF (Karya Tulis Ilmiah)
22.0601.0069_PERNYATAAN%20UNGGAH%20REPOSITORI.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (482kB) | Request a copy |
|
|
PDF (Karya Tulis Ilmiah)
22.0601.0069_FULL%20TEXT-3.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (Karya Tulis Ilmiah)
22.0601.0069_BAB20I-BAB20V.docx - Published Version Restricted to Repository staff only Download (218kB) | Request a copy |
Abstract
Latar belakang:
Pasien fraktur yang menjalani tindakan Open Reduction Internal Fixation (ORIF) kerap mengalami nyeri akut yang dapat menghambat mobilitas, kenyamanan, serta proses penyembuhan. Manajemen nyeri non-farmakologis seperti aromaterapi lavender dan relaksasi Benson merupakan pendekatan komplementer yang dinilai mampu menurunkan persepsi nyeri melalui efek relaksasi fisiologis dan psikologis.
Tujuan:
Menggambarkan penerapan aromaterapi lavender kombinasi relaksasi Benson terhadap penurunan skala nyeri pada pasien fraktur post ORIF.
Metode:
Studi kasus deskriptif pada dua pasien dengan fraktur post ORIF yang masing-masing mengalami nyeri dengan skala NRS 5. Intervensi diberikan selama 2 hari, dengan aromaterapi lavender menggunakan diffuser selama 10–15 menit, dilanjutkan relaksasi Benson selama 10–15 menit. Pengukuran skala nyeri dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Numeric Rating Scale (NRS).
Hasil:
Kedua pasien menunjukkan penurunan intensitas nyeri setelah intervensi. Pasien Tn. A dan Ny. S sama-sama mengalami perbaikan skala nyeri dibandingkan sebelum tindakan. Aromaterapi lavender memberikan efek ketenangan dan membantu mengurangi ketegangan otot, sedangkan relaksasi Benson menstimulasi respons relaksasi yang menurunkan aktivitas saraf simpatis. Kombinasi keduanya menghasilkan efek sinergis dalam mengurangi persepsi nyeri.
Kesimpulan:
Pemberian aromaterapi lavender kombinasi relaksasi Benson terbukti efektif membantu menurunkan skala nyeri pada pasien fraktur post ORIF. Intervensi ini dapat digunakan sebagai terapi keperawatan mandiri yang sederhana, aman, murah, dan mudah diaplikasikan di lingkungan rumah maupun fasilitas kesehatan.
Kata kunci: Aromaterapi lavender, relaksasi Benson, nyeri, fraktur, ORIF.
| Item Type: | Karya Ilmiah (D3-D4) |
|---|---|
| Pembimbing: | Puguh Widiyanto, M.Kep |
| Uncontrolled Keywords: | Aromaterapi lavender, relaksasi Benson, nyeri, fraktur, ORIF |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | FIK 22.0601.0069 |
| Date Deposited: | 08 Dec 2025 04:10 |
| Last Modified: | 08 Dec 2025 04:10 |
| URI: | https://repositori.unimma.ac.id/id/eprint/6519 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
