Aziz, M. Abdul (2025) HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA : STUDY LITERATURE REVIEW. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Magelang.
Preview |
PDF (skripsi)
File 1_21.0603.0023.pdf - Published Version Download (720kB) | Preview |
|
PDF (skripsi)
File 2_21.0603.0023.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (491kB) | Request a copy |
|
|
PDF (skripsi)
File 3_21.0603.0023.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
PDF (Skripsi)
File 4_21.0603.0023_FULLTEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
Preview |
PDF (Skripsi)
File 5_21.0603.0023_surat pernyataan repositori.pdf - Published Version Download (312kB) | Preview |
|
Text (skripsi)
File 6_21.0603.0023_COVER_BAB I-V.docx Download (0B) |
Abstract
Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif merupakan sumber nutrisi utama bayi usia 0-6 bulan yang berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Pemberian ASI Eksklusif terbukti mampu menurunkan resiko stunting, namun capaian pemberiannya di Indonesia masih rendah dan prevalensi stunting tetap tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian stunting pada balita melalui studi literature review. Penelitian menggunakan desain Literature Review dengan pencarian artikel pada database Google Scholar dan Pubmed menggunakan kata kunci “ASI Eksklusif”, “Exclusive Breastfeeding”, dan “Stunting”. Kriteria inklusi adalah artikel terbit tahun 2019-2024, berbahasa Indonesia dan Inggris, desain cross sectional dan case control, serta membahas hubungan pemberian ASI Eksklusif dengan Stunting. Capaian pemberian ASI Eksklusif bervariasi antara 8,3% hingga 87,5%. Prevalensi stunting tertinggi ditemukan di kota padang (80%) dan terendah di Banda Aceh (5,2%). Seluruh artikel menunjukan adanya hubungan signifikan antara pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian Stunting pada balita (p < 0,05). Balita yang tidak mendapat ASI Eksklusif berisiko lebih tinggi mengalami stunting dibandingkan yang mendapatkan ASI Eksklusif. Terdapat hubungan yang bermakna antara pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian stunting pada Balita. Pemberian ASI Eksklusif terbukti sebagai faktor protektif terhadap stunting.
| Item Type: | Karya Ilmiah (S1) |
|---|---|
| Pembimbing: | Prof. Dr. Heni Setyowati Esti Rahayu, S.Kp., M.Kes |
| Uncontrolled Keywords: | ASI Eksklusif, Stunting |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | FIK 21.0603.0023 |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 06:56 |
| Last Modified: | 24 Feb 2026 06:56 |
| URI: | https://repositori.unimma.ac.id/id/eprint/6502 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
