Lewati ke konten utama

TRADISI BUDAYA LOKAL "RAJABAN" SEBAGAI PEMGEMBANGAN NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA MASYARAKAT DESA HULOSOBO, PURWOREJO

Ammanda, Athala Justicia (2025) TRADISI BUDAYA LOKAL "RAJABAN" SEBAGAI PEMGEMBANGAN NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA MASYARAKAT DESA HULOSOBO, PURWOREJO. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Magelang.

[thumbnail of Skripsi] PDF (Skripsi)
18.0401.0016_COVER_BAB I_BAB II_BAB III_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (540kB)
[thumbnail of Skripsi] PDF (Skripsi)
18.0401.0016_COVER_BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (582kB) | Request a copy
[thumbnail of Skripsi] PDF (Skripsi)
18.0401.0016_COVER_LAMPIRAN.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[thumbnail of Skripsi] PDF (Skripsi)
pernyataan repository.pdf - Published Version

Download (285kB)
[thumbnail of Skripsi] PDF (Skripsi)
18.0401.0016_FULLTEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Tradisi "Rajaban" merupakan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan secara rutin oleh masyarakat Desa Hulosobo, Purworejo. Tradisi ini tidak hanya sarat nilai spiritual dan budaya, tetapi juga mengandung potensi sebagai sarana pendidikan agama Islam di lingkungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan tradisi Rajaban, mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan agama Islam yang terkandung di dalamnya, serta menganalisis relevansinya dalam penguatan karakter keagamaan Masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan tokoh masyarakat dan perangkat desa, serta dokumentasi kegiatan. Informan utama meliputi kepala desa, tokoh agama, dan warga yang terlibat aktif dalam pelaksanaan tradisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Rajaban mengandung nilai-nilai pendidikan Islam seperti nilai akidah, ibadah, akhlak, serta nilai sosial dan budaya. Kegiatan seperti pengajian, ziarah makam leluhur, kirab budaya, hingga pertunjukan wayang kulit menjadi media penanaman nilai secara kontekstual. Tradisi ini bukan hanya memperkuat religiusitas dan identitas budaya masyarakat, tetapi juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai sarana pembelajaran dan wisata religi berbasis kearifan lokal.

Item Type: Karya Ilmiah (S1)
Pembimbing: Dr. M. Tohirin, S. Ag., M.Ag.dan Subur, S. Pd. I. M. S. I
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
L Education > LB Theory and practice of education
Depositing User: FAI 18.0401.0016
Date Deposited: 30 Sep 2025 02:57
Last Modified: 30 Sep 2025 02:57
URI: https://repositori.unimma.ac.id/id/eprint/6377

Actions (login required)

View Item View Item