Sabri, Muhamad Raihan (2025) PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP OBAT TRADISIONAL DI DUSUN NGADIWONGSO, DESA NGADIREJO, KECAMATAN SALAMAN, KABUPATEN MAGELANG. D3-D4 thesis, Universitas Muhammadiyah Magelang.
|
PDF (Tugas Akhir)
22.0602.0004_BAB I_BAB II_BAB III_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (372kB) |
|
|
PDF (Tugas Akhir)
22.0602.0004_BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (375kB) | Request a copy |
|
|
PDF (Tugas Akhir)
22.0602.0004_COVER_LAMPIRAN.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (269kB) | Request a copy |
|
|
PDF (Tugas Akhir)
22.0602.0004_FULL TEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
PDF (Tugas Akhir)
22.0602.0004_COVER_PERNYATAAN UNGGAH REPOSITORY.pdf - Published Version Download (305kB) |
Abstract
Kesadaran masyarakat untuk mengandalkan pengobatan tradisional semakin meningkat dan masih banyak digunakan sebagai salah satu alternatif dalam menjaga dan mengatasi permasalahan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat Dusun Ngadiwongso tentang penggunaan obat tradisional dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan dan menganalisis persepsi masyarakat Dusun Ngadiwongso terhadap obat tradisional dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret – Juni 2025 di Dusun Ngadiwongso, Desa Ngadirejo, Kecamatan Salaman, Kab Magelang. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sebanyak 250 responden. Alat pengumpulan data menggunakan angket kuesioner yang terdiri dari 13 pernyataan dengan skala likert 1 sampai 4. Analisis data menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok tidak bekerja (mean = 3.05), buruh (3.01), petani (2.9), dan pelajar (2.9) memiliki persepsi tertinggi terhadap penggunaan dan efektivitas obat tradisional, yang mencerminkan penggunaan yang lebih sering karena faktor ekonomi, tradisi lokal, dan kemudahan akses. Sebaliknya, kelompok tenaga kesehatan (mean = 2.44) dan TNI/Polri (2.26) menunjukkan persepsi terendah, kemungkinan dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan medis yang lebih berbasis ilmu kesehatan modern. Sementara itu, pedagang, wiraswasta, dan ASN berada pada kisaran 2.8–2.9 dengan persepsi yang cukup positif. Secara keseluruhan, tingkat pengetahuan masyarakat Dusun Ngadiwongso tentang obat tradisional tergolong cukup baik hingga tinggi, dengan mayoritas kelompok pekerjaan sebagai petani dan buruh menunjukkan pemahaman terhadap fungsi dan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Rekomendasi penelitian selanjutnya adalah melakukan kajian mendalam terkait faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya persepsi pada kelompok tertentu, edukasi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap penggunaan obat tradisional secara rasional dan aman.
Kata Kunci : Persepsi, Obat Tradisional, Penggunaan Obat
| Item Type: | Karya Ilmiah (D3-D4) |
|---|---|
| Pembimbing: | Dr. apt. Elmiawati Latifah, M.Sc dan apt. Perdana Priya Haresmita, M. Pharm.Sci |
| Uncontrolled Keywords: | Persepsi, Obat Tradisional, Penggunaan Obat |
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Depositing User: | FIK 22.0602.0004 |
| Date Deposited: | 26 Sep 2025 01:22 |
| Last Modified: | 26 Sep 2025 01:22 |
| URI: | https://repositori.unimma.ac.id/id/eprint/6150 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
